Silt protector merupakan tirai fleksibel yang digunakan untuk mencegah penyebaran kontaminasi (bahan pencemar) yang disebabkan oleh pekerjaan konstruksi, baik itu di laut, danau maupun sungai. Bahkan, produk ini juga mampu menahan pelebaran pada kasus kebocoran kapal minyak, seperti tumpahan minyak dan lainnya. Material dari silt protector ini terbuat dari woven geotextile yang diperkuat oleh PP strap. Lalu, untuk bahan bagian pelampungnya adalah polistirena dengan penutup woven polyester yang sudah terlapisi PVC. Produk ini memiliki dua macam tipe, yakni tipe tabung dan tipe sosis. Keduanya sebenarnya memiliki fungsi yang sama, tetapi memiliki bentuk dan durability berbeda. Tipe tabung memiliki jangka waktu penggunaan sekitar 1-2 tahun, sementara tipe sosis sekitar 3 bulan.
Fungsi Pengaplikasian Silt Protector
Ada beberapa fungsi pengaplikasian silt protector, yaitu:Â
- Pencegahan terhadap penyebaran butiran halus yang timbul pada reklamasi maupun urugan agar tidak mengganggu ekosistem biota laut di sekitarnya.
- Mencegah terjadinya kerusakan lahan laut atau pantai di area sekitar konstruksi
- Meminimalisir pencemaran di sekitar daerah perbaikan dasar sungai, pembangunan pelabuhan dan lainnya.
Parameter yang Harus Diperhitungkan Saat Ingin Memasang Silt Protector
Ada beberapa parameter yang mesti Anda perhitungkan, antara lain:
- Kecepatan Angin: Hembusan angin yang kuat bisa meningkatkan pergerakan air serta mempengaruhi kestabilan struktur di permukaan. Makin tinggi anginnya, maka semakin besar pula kebutuhan akan desain yang lebih kokoh serta material yang tahan tekanan.Â
- Kecepatan Arus: Arus deras mampu membawa sedimen lebih jauh dan menambah beban pada sistem penahan, sehingga perlu rancangan yang bisa menahan tekanan tersebut tanpa mudah bergeser.
- Tinggi Gelombang: Harus dihitung secara cermat karena gelombang besar akan memberikan hentakan lebih kuat, jadi bisa mudah merusak kalau tidak diantisipasi dengan desain yang tepat.
- Periode Gelombang: Waktu jeda antara satu puncak gelombang dengan gelombang berikutnya. Jadi, semakin pendek periodenya, maka silt protector akan lebih sering menerima tekanan, sehingga daya tahannya mesti diperhitungkan lebih teliti.
- Panjang Gelombang: Berkaitan dengan jarak antar puncak gelombang yang berdampak pada stabilitas serta cara pemasangan di lapangan.
- Tanah Dasar: Kondisi tanah dasar di lokasi pemasangan juga dapat mempengaruhi pemilihan sistem jangkar serta penahan. Contohnya, tanah berlumpur membutuhkan metode penahan berbeda dengan yang dasarnya pasir atau berbatu.
- Jangka Waktu Penggunaan: Ini juga penting untuk pemilihan silt protector, apakah akan digunakan untuk jangka waktu sementara atau permanen. Soalnya, jenis material dan ketahanan yang dibutuhkan akan berbeda. Misalnya, untuk jangka pendek mungkin cukup hanya menggunakan material standar, sedangkan jangka panjang memerlukan bahan tahan korosi serta cuaca ekstrem.
- Kedalaman Air: Bisa mempengaruhi panjang silt protector dan sistem apung yang dipakai. Pada perairan dalam, diperlukan material yang lebih kuat serta penyesuaian desain supaya tetap efektif untuk menahan sedimen.
- Kisaran Pasang Surut: Perbedaan ketinggian air saat pasang surut juga perlu dipertimbangan agar silt protector bisa berfungsi dengan baik di kedua kondisi.Â
Komponen Silt Protector
Berikut beberapa komponen yang biasanya terdapat pada silt protector, yaitu:
- Pelampung: Pelampung fungsinya sebagai struktur utama yang menjaga supaya silt protector tidak tenggelam sekaligus penanda visual di permukaan air.
- Pemberat Kubus Beton: Berguna untuk menjaga stabilitas silt protector di area pemasangan agar tidak bergeser akibat arus air atau angin yang kuat.
- Jumbo Bag: Bisa dipakai sebagai alternatif tambahan pemberat kubus beton. Jumbo bag dapat diisi oleh pasir yang ada di area sekitar pemasangan.
- Aksesoris: Komponen pendukung dalam pemasangan silt protector, seperti sling baja, plat baja, settle G dan mata ikan. Aksesoris ini sangat penting agar pemasangan lebih rapi, saling terhubung dan berfungsi optimal sesuai kondisi lapangan.
Cara Pemasangan Silt ProtectorÂ
Bagi Anda yang penasaran bagaimana sih cara pemasangan silt protector, maka bisa langsung cek langkah-langkahnya berikut:
- Setelah menentukan titik pemasangan silt protector berdasarkan parameternya, selanjutnya aksesoris bisa mulai dirangkai dengan pelampung, tali sling dan pemberat kubus beton, lalu disambung dengan jumbo bag di atas kapal tongkang.Â
- Selanjutnya, pemberat itu akan dimasukkan ke dalam laut menggunakan alat berat.
- Kemudian, tim kontrol akan memeriksa apakah alat yang dimasukkan sudah sesuai titik atau area yang akan dipasang silt protector.
- Setelah aksesoris masuk, silt protector akan dirangkai dulu di darat secara manual. Nantinya, akan dimobilisasi dekat pantai dan proses penggelarannya akan ditarik menggunakan kapal laut kecil ke arah titik yang sudah direncanakan.
- Untuk memastikan sambungan antar silt protector, posisi pemberat dan tirainya sudah benar, maka dibutuhkan penyelam ahli untuk mengecek yang ada di dasar air.
FAQ
- Apakah silt protector aman bagi lingkungan?
Aman, karena butiran halus dari hasil penyaringannya tidak akan mencemari lingkungan serta biota laut di sekitarnya.
- Apa saja kendala yang sering dihadapi dalam membuat silt protector?
Kendalanya sering ada pada data-data parameter karena sulit untuk didapatkan secara langsung dan cepat, karena harus mendapatkan izin dari dinas setempat. Selanjutnya, ada juga kendala dari laut saat pengaplikasiannya.
- Apa bedanya pelampung orange dan pelampung warna kuning?
Bedanya ada pada durability, pelampung kuning bisa tahan 1-2 tahun, sementara pelampung orange hanya sekitar 3 bulan.
Itulah informasi seputar silt protector yang bisa Anda ketahui secara lengkap, mulai dari arti, fungsi hingga proses pemasangannya. Tentunya, alat ini penting dipasang dalam proyek konstruksi di laut agar tidak mencemari lingkungan sekitar serta biota lautnya.Â
Perusahaan PT. Urban Plastik Indonesia adalah Pabrik Plastik di Indonesia yang menjual produk-produk plastik seperti Tali Rafia, Plastik Cor, Plastik Sampah, Plastik Mulsa, Selang Irigasi, Plastik Singkong, Kantong Mayat, Karung Plastik, Geotextile Non Woven, Geomembrane, Geobag, Welding Rod, biji plastik, terpal plastik, Geogrid dan Geomat. Untuk informasi lebih lanjut mengenai Silt Protector merk Urban Plastic, silahkan hubungi melalui: Whatsapp/Mobile Phone : +62 811 9151 338Â (Anna) atau: Email:Â info@urbanplastic.id .
