Stabilisasi tanah menggunakan geocell banyak dipilih. Hal itu karena geocell sendiri merupakan material yang mudah ditemukan di Indonesia. Material geocell ini banyak dipilih karena karakteristiknya. Salah satu tujuan menggunakan geocell adalah untuk memperkuat area tanah.
Alasan Mengapa Stabilisasi Tanah Menggunakan Geocell
Indonesia sebagai negara tropis memang memiliki kondisi geologis yang kompleks. Salah satu masalah umum di Indonesia adalah kondisi tanahnya. Tanah di setiap daerah di Indonesia bisa memiliki karakteristik yang berbeda-beda juga. Sekitar 60% tanah di wilayah Indonesia merupakan tanah lunak, gambut dan juga ekspansif.
Dengan begitu, tanah tipe tersebut sangat rentan terhadap penurunan, erosi dan menyebabkan ketidakstabilan lereng. Tanah yang tidak memiliki struktur kuat akan mudah longsor yang tentu saja sangat membahayakan makhluk hidup di sekitarnya. Dalam dunia konstruksi dan teknik sipil, bahkan tanah yang stabil adalah fondasi dari segala jenis struktur yang aman dan tahan lama. Untuk itu, ada beberapa cara untuk memperkokoh tanah dengan geocell.
Apa Itu Geocell?
Untuk yang belum thu, geocell adalah bahan geosintetik. Material ini berbentuk struktur tiga dimensi yang menyerupai sarang lebah (honeycomb). Umumnya geocel terbuat dari polietilena berdensitas tinggi (HDPE) dan memang dirancang khusus untuk mengunci tanah atau material isian di dalam selnya.
Saat geocell dipasang di bawah tanah, maka akan membentuk suatu lapisan yang stabil. Keberadaan geocell ini sangat penting karena membantu menyebarkan beban, mengurangi erosi, serta memperkuat permukaan. Itulah kenapa, stabilisasi tanah memanfaatkan geocell sudah cukup umum terjadi. Prosesnya jauh lebih hemat biaya namun hasilnya bisa sangat maksimal. Tanah yang lunak bisa kembali kokoh dan stabil. Dengan begitu, tanah tidak akan mudah longsor dan cocok jika ingin dibangun sebuah bangunan di atasnya.
Meningkatkan Kekuatan Tanah
Tujuan utama menggunakan geocell tentu saja untuk meningkatkan kekuatan tanah. Tanah yang lunak tidak memiliki daya dukung cukup sehingga bisa menimbulkan masalah serius. Apalagi jika tanah tersebut akan dibangun sebagai jalan, tanggul, atau bahkan area parkir. Tanah lunak akan membuat bangunan di atasnya rusak dan tidak bertahan lama.
Namun, geocell bisa menjadi solusinya. Adanya geocell, maka akan membuat beban struktur tersebar secara merata. Dengan begitu, tekanan tidak hanya terfokus pada satu titik saja. Hal tersebut membantu mencegah penurunan tanah dan juga menjaga kestabilan permukaannya.
Instalasi Mudah dan Cepat
Kelebihan menggunakan geocell sebenarnya adalah efisiensi waktu. Geocell ini terbuat dari bahan yang ramah lingkungan sehingga tidak akan mencemari tanah di sekitarnya. Selain itu, geocell juga hadir dalam bentuk lipatan. Nantinya geocell bisa dibentangkan di lapangan sesuai dengan kebutuhan penggunanya. Proses pemasangan geocell ini cukup mudah. Bahkan penggunanya tidak membutuhkan alat berat khusus dan bisa dilakukan secara berulang dalam waktu singkat. Tentu saja geocell sangat menguntungkan untuk proyek yang dibatasi oleh waktu dan tenaga kerja. Pemasangannya tidak sulit dan bisa dilakukan oleh siapa saja.
Hemat Biaya dan Material
Geocell mampu meningkatkan daya dukung tanah tanpa perlu mengganti tanah lunak dengan material impor yang mahal. Dengan begitu, geocell akan sangat menghemat biaya proyek. Cukup isi geocell dengan material lokal seperti tanah, pasti, bahkan kerikil untuk mendapatkan permukaan yang kuat dan stabil. Tidak heran jika stabilisasi tanah menggunakan geocell menjadi pilihan utama. Geocell ini memberikan banyak keuntungan dengan harganya yang masih cukup terjangkau daripada material lain.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai Geocell merk Urban Plastic, silahkan hubungi melalui: Whatsapp/Mobile Phone : +62 811 1721 338 Â (Ais) atau: Email:Â info@urbanplastic.id.
