Geotextile

 

Geotextile merupakan lembaran sintetik yang berpori sehingga bersifat tembus air dan fleksibel. Dalam dunia geoteknik, geotextile banyak digunakan untuk tambahan stabilitas pada dasar timbunan yang terletak di tanah yang lunak dengan daya dukung rendah dan pemukiman yang tinggi. Penggunaan Geotextile ini sangat membantu dalam memperkuat tanah agar tidak mudal ambles dan tentunya dengan biaya yang lebih rendah dibandingkan metode penguat tanah lainnya. 

Geotextile terbagi menjadi 2 jenis yaitu Geotextile Moven dan Geotextile Non Moven.

Geotextile woven biasanya terbuat dari bahan Polypropylene polymer (PP) atau terbuat dari Polyester (PET).  Geotextile woven berbentuk seperti lembaran yang seratnya ditenun.

Sedangkan Geotextile Non Woven atau sering juga disebut sebagai Filter Fabric, memiliki bentuk yang mirip seperti Geotextile Woven akan tetapi Geotextile Non Woven dibuat dengan cara needle punch dan dipanaskan.  Bahan dasar untuk Geotextile Non Woven ini adalah Polimer Polyesther (PET) atau Polypropylene (PP).

Fungsi dari kedua Geotextile ini sama hanya saja penggunaannya tergantung dari jenis tanah dan tujuan dari konstruksi yang akan dibangun.

Geoxtile Non Woven merk Urban Plastic yang diproduksi oleh PT Kapuk Mas memiliki spesifikasi berat per meter persegi sebagai berikut:

  • GT-150 gram, GT-200 gram, GT-250 gram, GT-300 gram, GT-350 gram, GT-400 gram, GT-450 gram, GT-500 gram, GT-550 gram, GT-600 gram
  • LS-150 gram, LS-200 gram, LS-250 gram, LS-300 gram, LS-350 gram, LS-400 gram, LS-450 gram, LS-500 gram, LS-550 gram, LS-600 gram

GT adalah Geotextile Non Woven Serat Pendek, sedangkan LS adalah Geotextile Non Woven Serat Panjang.  Sehingga Geotextile Non Woven LS memiliki bahan yang jauh lebih kuat dibandingkan Geotextile Non Woven GT.

Geotextile Non Moven yang umumnya digunakan untuk curing beton adalah GT-150 gram dan GT-200 gram, karena kedua bahan Geotextile ini berbahan ekonomis namun sangat kuat

Open chat